KUALA PEMBUANG,KALTENGKITA.COM– Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Seruyan Hulu dan Kecamatan Suling Tambun Tahun 2026 di Tumbang Manjul, Senin (23/2/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada masyarakat yang hadir. Ia berharap momentum Ramadan dapat menjadi penguat spiritual sekaligus semangat dalam membangun daerah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Seruyan, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan menjadikan kita hamba yang bertakwa,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini dinilai sebagai ruang strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan prioritas pembangunan pemerintah daerah.
Menurutnya, Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi wadah untuk menyatukan gagasan, kebutuhan, dan harapan masyarakat desa dengan arah kebijakan pembangunan kabupaten.
“Program yang kita rencanakan harus benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 harus mengacu pada sejumlah dokumen perencanaan, seperti RPJPD 2025–2045, RPJMD Kabupaten Seruyan 2025–2029, RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah 2025–2029, serta RPJMN 2025–2029.
Dengan demikian, setiap usulan program dalam Musrenbang harus selaras dengan arah kebijakan pembangunan di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional agar pembangunan berjalan terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan bahwa pembangunan Kabupaten Seruyan saat ini memasuki tahap ketiga dengan tema “Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Daya Saing Daerah.”
Beberapa prioritas pembangunan yang menjadi fokus pemerintah daerah antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, penguatan kehidupan sosial yang inklusif, pemerataan pembangunan desa, serta pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
“Kita ingin mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi unggulan daerah, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta memastikan pembangunan dirasakan secara merata hingga ke desa-desa,” jelasnya.
Bupati juga berharap Musrenbang tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi forum diskusi yang partisipatif dan konstruktif.
Ia meminta perangkat daerah melakukan verifikasi terhadap setiap usulan program secara objektif dan transparan agar program yang diakomodasi memiliki dampak nyata dan indikator yang jelas.
Selain itu, kepada para kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bupati berpesan agar memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan di tingkat desa, termasuk dalam pemanfaatan dana desa secara efektif dan akuntabel.
“Libatkan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan agar tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Kegiatan Musrenbang tersebut dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, BPD, serta perwakilan masyarakat dari Kecamatan Seruyan Hulu dan Kecamatan Suling Tambun. (Redk-2)












