Anggota DPRD Barito Utara Ardianto: Keamanan Operasional Perusahaan Kunci Kesejahteraan Warga

MUARA TEWEH,KALTENGKITA.COM– Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4, Ardianto, menekankan pentingnya menjaga stabilitas wilayah demi menjamin keberlangsungan usaha masyarakat. Hal ini disampaikan menyusul kembali normalnya aktivitas di Desa Bintang Ninggi 2, Kecamatan Teweh Selatan, Minggu (29/3/2026).

 

Politisi Partai Demokrat ini mengingatkan bahwa operasional perusahaan yang berjalan lancar di wilayah tersebut memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan warga setempat.

 

“Kita semua harus menjaga kondusivitas daerah. Perusahaan yang beroperasi di wilayah ini telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Sudah seharusnya kita bersama-sama memberikan rasa aman,” ujar Ardianto.

 

Ritual Tapung Tawar: Simbol Syukur dan Perdamaian

Sebagai bentuk rasa syukur atas berakhirnya hambatan aktivitas ekonomi, warga Desa Bintang Ninggi 2 menggelar selamatan adat Dayak Bakumpai berupa Tapung Tawar di area pelabuhan Jetty PT BIMA, Jumat (27/3/2026) sore.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh pengurus mooring ini dihadiri oleh pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, tokoh adat, hingga pihak manajemen perusahaan. Ritual ini bukan sekadar tradisi, melainkan simbol kebersamaan warga setelah sebelumnya sempat terjadi ketegangan akibat klaim kepemilikan lahan oleh pihak luar desa.

 

Dampak Sengketa: Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Sekretaris Komisi II DPRD Barito Utara tersebut menjelaskan bahwa aktivitas di Jetty sebelumnya sempat terhenti sejak adanya surat klaim lahan pada Desember 2025. Penghentian aktivitas jasa mooring tersebut memukul telak ekonomi warga.

 

“Kondisi tersebut berdampak signifikan terhadap perekonomian warga desa setempat, dengan kerugian yang ditaksir mencapai miliaran rupiah,” jelas Ardianto.

 

Harapan Baru Ekonomi Masyarakat

Senada dengan Ardianto, Ketua Pengurus Mooring Desa Bintang Ninggi 2, Erkanadi, merasa lega karena aktivitas jasa mooring yang menjadi sumber penghidupan warga kini dapat berjalan tanpa hambatan.

 

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melaksanakan selamatan sebagai ungkapan syukur. Kami berharap ke depan tidak ada lagi hambatan, sehingga masyarakat bisa kembali mencari nafkah dengan tenang dan berkelanjutan,” kata Erkanardi.

 

Dengan pulihnya operasional di pelabuhan Jetty PT BIMA, diharapkan sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan korporasi dapat terus terjaga demi ketahanan ekonomi jangka panjang di wilayah Barito Utara. (Redk-2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *