PALANGKA RAYA,KALTENGKITA.COM– Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam mencetak sumber daya manusia unggul terus diperkuat. Pada tahun anggaran 2026, Pemko melalui Dinas Pendidikan (Disdik) resmi menyiapkan program bantuan pendidikan dan beasiswa yang menyasar puluhan mahasiswa berprestasi namun terkendala ekonomi.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, mengungkapkan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi di Kota Cantik.
“Pada 2026 ini, program bantuan pendidikan di Kota Palangka Raya menyasar total 47 mahasiswa dengan pembagian dalam dua kategori penerima,” ujar Jayani, Sabtu (4/4/2026).
Pembagian Kategori Penerima
Jayani merincikan, dari total 47 kuota tersebut, sebanyak 30 mahasiswa akan menerima bantuan pendidikan bagi mereka yang sedang menempuh studi di perguruan tinggi di wilayah Palangka Raya. Sementara itu, 17 mahasiswa lainnya akan mendapatkan beasiswa penuh.
Khusus untuk kategori beasiswa, Pemko memberikan atensi lebih pada bidang kesehatan:
2 Mahasiswa: Program Studi Kedokteran.
15 Mahasiswa: Berbagai jurusan umum.
“Prioritas kami adalah mahasiswa yang benar-benar membutuhkan secara ekonomi, tetapi memiliki keinginan kuat untuk menyelesaikan pendidikan tepat waktu,” tambahnya.
Bebas Asal Perguruan Tinggi
Salah satu poin menarik dari kebijakan ini adalah Pemko tidak membatasi asal perguruan tinggi para penerima. Mahasiswa tidak harus berkuliah di kampus negeri tertentu untuk bisa mendapatkan bantuan ini.
“Terpenting adalah syarat kondisi ekonomi dan kemauan kuat untuk lulus, bukan dari mana dia berkuliah,” tegas Jayani.
Masih Ada Slot: Silakan Berkoordinasi!
Kabar baik bagi mahasiswa yang saat ini tengah mengalami kendala biaya di tengah masa perkuliahan, Jayani menyebutkan bahwa kesempatan pengajuan masih terbuka. Program ini sendiri merupakan tindak lanjut dari aspirasi mahasiswa yang sebelumnya disampaikan melalui DPRD Kota Palangka Raya.
“Silakan berkoordinasi dengan kami di Dinas Pendidikan, karena masih ada slot yang bisa dimanfaatkan. Meskipun menyesuaikan kemampuan anggaran daerah, kami berharap program ini terus berjalan ke depannya,” pungkasnya.
Bagi mahasiswa yang berminat, disarankan untuk segera menyiapkan dokumen pendukung seperti surat keterangan tidak mampu dan bukti aktif perkuliahan untuk dikonsultasikan ke kantor Disdik setempat. (Redk-2)












