PALANGKA RAYA,KALTENGKITA.COM– Kota Palangka Raya sukses mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan menembus jajaran 13 besar kota paling maju di luar Pulau Jawa. Capaian ini didasarkan pada hasil Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025 yang menunjukkan tren positif pembangunan di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.
Prestasi ini mendapat sambutan hangat sekaligus catatan penting dari Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi. Menurutnya, capaian ini merupakan buah dari sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.
Indikator Positif Pembangunan Daerah
Syaufwan menilai masuknya Palangka Raya dalam daftar bergengsi tersebut membuktikan bahwa arah kebijakan pembangunan sudah berada di jalur yang benar (on the track).
“Ini indikator positif bahwa Palangka Raya mampu bersaing di tingkat nasional. Kita memiliki daya saing yang kompetitif dibandingkan kota-kota besar lainnya di luar Jawa,” ujar Syaufwan, Kamis (16/4/2026).
Catatan Kritis: Pasar Tenaga Kerja dan Inovasi
Meski mengapresiasi, politisi ini mengingatkan Pemerintah Kota Palangka Raya agar tidak cepat berpuas diri. Ia menekankan bahwa angka indeks harus berbanding lurus dengan kualitas hidup masyarakat di lapangan.
Beberapa poin evaluasi yang disorot Syaufwan meliputi:
Efisiensi Pasar Tenaga Kerja: Perlu adanya penyesuaian antara ketersediaan lapangan kerja dengan kualifikasi SDM lokal.
Kapabilitas Inovasi: Penguatan ekosistem digital dan inovasi daerah untuk mempercepat pelayanan publik.
Kualitas SDM: Peningkatan daya saing manusia agar mampu mengisi posisi strategis di berbagai sektor industri.
“Masih ada beberapa aspek yang perlu dibenahi, terutama penguatan inovasi daerah agar ke depannya Palangka Raya bisa naik peringkat lagi,” tambahnya.
Mendorong Iklim Investasi yang Kondusif
DPRD juga meminta pemerintah kota untuk lebih agresif dalam membuka peluang investasi. Iklim usaha yang kondusif dinilai sebagai kunci utama untuk mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi daerah yang berdampak pada kesejahteraan warga.
Syaufwan memastikan bahwa DPRD akan terus memberikan dukungan penuh melalui fungsi pengawasan dan penganggaran. Hal ini dilakukan agar program strategis pemerintah benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung, bukan sekadar angka di atas kertas.
“Kami berharap manfaat dari capaian ini dirasakan secara langsung oleh masyarakat dalam bentuk kualitas pelayanan publik yang lebih baik dan kesejahteraan yang meningkat,” pungkasnya. (Redk-2)













