“Rata-rata produksi PT Erna Djuliawati bervariasi dari 250.000-350.000 m3 per tahun. Semua produksi diangkut ke Kabupaten Sanggau di Kalbar, untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pabrik industri kayu lapis, dengan melaksanakan Keputusan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL), Bina Produksi Kehutanan Tanggal 20 Juli 2004 Nomor : SK.194/VI-BPHA/2004PT,” ujarnya.
Selain itu, pelaksaan kegiatan CSR PT Erna Djuliawati telah berjalan dengan baik, dimana perusahaan tersebut telah membina hubungan yang baik dengan masyarakat. Bahkan, perusahaan tersebut juga menyediakan dokter serta layanan medis gratis dan menyediakan transportasi untuk masyarakat.
“CSR sudah berjalan dengan baik, realisasinya berupa penyediaan tenaga dokter dan layanan medis gratis, serta memberikan transportasi bagi masyarakat. Bahkan mereka secara aktif berpartisipasi dalam berbagai acara keagamaan, mendukung rumah ibadah dan meminta masukan dari masyarakat mengenai situs-situs penting secara budaya dan kemudian melindungi situs-situs tersebut dari penebangan. Kemudian mereka juga mendirikan mendirikan sekolah, memperkerjakan guru dan memberikan beasiswa,” tandasnya.
Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga menyambut baik dan mengapresiasi komitmen perusahaan HPH itu dalam pengelolaan hutan secara lestari dengan memperhatikan aspek sosial. Untuk kedepannya diharapkan ada suatu perencanaan yang baik dan terkoordinasi dalam hal pelaksanaan CSR agar terencana tepat sasaran merata dan berkesinambungan.












