PALANGKA RAYA, KALTENGKITA.COM – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, menekankan pentingnya pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Palangka Raya. Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata tidak hanya harus fokus pada promosi dan pembangunan, tetapi juga harus memperhatikan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Pariwisata berkelanjutan tidak hanya berbicara tentang membangun infrastruktur atau meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Lebih penting lagi, kita harus memperhatikan dampak jangka panjangnya terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Khemal, Senin (9/12/2024).
Khemal menambahkan, untuk mencapai tujuan tersebut, penting bagi pemerintah kota untuk mengintegrasikan tiga aspek utama dalam pengembangan pariwisata, yakni aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Selain itu, masyarakat lokal harus dilibatkan secara aktif dalam setiap proses pengembangan agar mereka dapat merasakan manfaat secara langsung.
“Pengembangan pariwisata harus melibatkan masyarakat lokal, bukan hanya sebagai objek wisata, tetapi juga sebagai pelaku yang turut merasakan dampaknya. Masyarakat harus diberdayakan agar mereka bisa menjadi bagian dari roda penggerak sektor ini,” kata Khemal.
Dia juga menegaskan bahwa manfaat dari pariwisata berkelanjutan sangat signifikan bagi pembangunan daerah dan peningkatan perekonomian masyarakat. Salah satu contohnya adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak pariwisata, retribusi, serta usaha-usaha yang tumbuh dari sektor pariwisata.
“Jika dikelola dengan baik, kami meyakini sektor pariwisata di Kota Palangka Raya ini bisa menjadi sumber pemasukan baru yang berkelanjutan. Dengan begitu, perekonomian daerah bisa lebih berkembang, dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” tambahnya.
Khemal berharap, dengan pengelolaan yang tepat, sektor pariwisata di Palangka Raya tidak hanya mampu mendatangkan keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, sehingga pariwisata yang berkelanjutan dapat menjadi pilar utama pembangunan Kota Palangka Raya di masa depan. (B/KK-4)













