PALANGKA RAYA — Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Ansyari, bersama Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, turun langsung ke sawah dalam kegiatan tanam padi serentak nasional di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Kamis (24/4).
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional tanam padi serentak di 13 provinsi, yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai langkah konkret mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional.
Ansyari menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai keterlibatan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk mempercepat pencapaian target swasembada pangan.
“Kami sangat mendukung penuh gerakan ini. Mekanisasi pertanian menjadi kunci agar produksi pangan semakin meningkat, sekaligus mendorong petani kita untuk lebih maju dan sejahtera,” tegas Ansyari.
Ia menekankan bahwa penggunaan teknologi pertanian modern saat ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan. Langkah ini dinilai sebagai solusi menghadapi tantangan zaman, sekaligus upaya untuk mendorong para petani di Kalteng beradaptasi dengan kemajuan teknologi.
Dalam kegiatan tanam padi tersebut, petani menggunakan mesin race transplanter, alat mekanisasi pertanian modern yang mampu mempercepat proses tanam dan tetap menjaga kelestarian lahan.
“Pemanfaatan teknologi ini sangat penting, terutama untuk meningkatkan efisiensi dan hasil panen. Kami harap ini menjadi momentum kebangkitan pertanian modern di Kalimantan Tengah,” imbuhnya.
Ansyari juga menyampaikan harapannya agar gerakan ini tidak bersifat seremonial belaka, tetapi menjadi langkah berkelanjutan yang diikuti dengan dukungan infrastruktur, pelatihan, serta kemudahan akses petani terhadap alat dan sarana produksi pertanian. (Redk-2)












