PALANGKA RAYA,KALTENGKITA.COM– Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Heri Santoso, mendorong pemerintah daerah di seluruh wilayah Kalteng untuk lebih serius dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui program pendampingan dan pembinaan usaha.
Ia menegaskan bahwa aspirasi terkait kebutuhan akan pendampingan usaha kerap muncul dalam kegiatan reses DPRD, terutama dari pelaku usaha kecil di sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan.
“Banyak di antara masyarakat yang memiliki usaha, baik itu pertanian, peternakan, perikanan, maupun perkebunan. Tidak sedikit yang gagal karena sebagian masih minim pengetahuan untuk mengembangkan usaha itu,” ujar Heri Santoso, Minggu (27/4).
Menurutnya, usaha masyarakat akan sulit berkembang jika hanya dikerjakan secara individu tanpa ada dukungan teknis, manajerial, dan akses pasar yang baik. Karena itu, peran dinas teknis terkait sangat dibutuhkan untuk mendorong produktivitas serta daya saing hasil usaha rakyat.
Ia mencontohkan kondisi di salah satu desa di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), yang sudah memiliki kelompok tani namun belum mampu berkembang secara optimal karena minimnya pendampingan dari instansi terkait.
“Di sana ada desa yang sudah terbentuk kelompok tani, tapi sulit untuk berkembang karena petaninya bergerak secara individu. Jadi masyarakat petani di sana itu memerlukan pendampingan dan pembinaan dari pihak dinas terkait,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Heri menekankan bahwa usaha masyarakat di sektor-sektor tersebut memiliki keterkaitan erat dengan ketahanan pangan daerah. Dengan demikian, mendukung dan mengembangkan usaha rakyat berarti turut memperkuat perekonomian lokal sekaligus menekan ketergantungan terhadap pasokan dari luar.
“Usaha masyarakat ini bisa dimanfaatkan untuk kepentingan daerah dari segi memenuhi kebutuhan pangan. Jadi perlu didukung dan aspirasi masyarakat tersebut supaya direalisasi, berikan pendampingan serta pembinaan berkelanjutan kepada mereka,” pungkasnya.
Ia berharap pemerintah daerah menjadikan aspirasi ini sebagai prioritas program pembangunan ekonomi kerakyatan, agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai lapisan, terutama di pedesaan dan wilayah terpencil. (Redk-2)












