PALANGKA RAYA, KALTENGKITA.COM – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Sengkon, mengajak masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam kegiatan transaksi sehari-hari. Ia menilai, penggunaan QRIS tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga meningkatkan keamanan dalam bertransaksi.
“Dengan QRIS, masyarakat tidak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar. Cukup dengan memindai kode QR, transaksi bisa dilakukan dengan cepat, praktis, dan aman,” ujar Sengkon, Selasa (26/8/2025).
Lebih lanjut, Sengkon menjelaskan bahwa penggunaan QRIS juga mampu meminimalkan risiko kejahatan finansial, khususnya peredaran uang palsu. Menurutnya, transaksi digital memberikan perlindungan tambahan bagi masyarakat dari potensi kerugian.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pelaku industri, dalam melakukan sosialisasi penggunaan QRIS secara masif, terutama di wilayah pelosok yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap informasi dan teknologi.
“Saya berharap sosialisasi ini tidak hanya dilakukan di kota-kota besar, tapi juga menjangkau desa-desa terpencil. Edukasi yang merata akan mendorong inklusi keuangan dan mempercepat adopsi transaksi digital,” tambahnya.
Selain itu, Sengkon mendorong peningkatan infrastruktur pendukung, seperti jaringan internet dan perangkat digital, agar layanan QRIS semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan infrastruktur yang memadai dan pemahaman yang baik, transaksi non-tunai di Kalimantan Tengah akan berkembang lebih pesat dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)












