PALANGKA RAYA, KALTENGKITA.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus mendorong pengembangan sektor perikanan, khususnya budidaya ikan di lahan-lahan yang memiliki potensi. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas perikanan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan bahwa pemerintah memberikan berbagai bentuk dukungan kepada warga yang ingin mengembangkan usaha budidaya perikanan.
“Kami memberikan dukungan kepada masyarakat yang ingin mengembangkan budidaya perikanan, baik melalui pelatihan, bantuan bibit, maupun bantuan permodalan,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).
Selain mendorong budidaya ikan, Pemko Palangka Raya juga fokus mengoptimalkan pengelolaan perikanan berkelanjutan di perairan umum yang luasnya mencapai 515,8 kilometer persegi. Menurut Zaini, kawasan ini mencakup sungai, danau, serta rawa yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“Dengan luas perairan umum yang mencapai 515,8 kilometer persegi, Palangka Raya memiliki potensi perikanan yang sangat menjanjikan. Oleh karena itu, pengelolaan yang berkelanjutan sangat penting untuk menjaga produktivitasnya,” jelasnya.
Data Dinas Perikanan Kota Palangka Raya mencatat, produksi perikanan tangkap pada tahun 2024 mencapai 5.216 ton. Meski meningkat tipis dibanding tahun sebelumnya, pemerintah terus berupaya menambah produktivitas sektor perikanan dengan cara-cara yang tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Berbagai program dilakukan, di antaranya restocking atau penebaran bibit ikan di perairan umum, pelatihan teknik penangkapan ramah lingkungan untuk nelayan, serta pengawasan intensif terhadap praktik penangkapan ikan ilegal.
Zaini berharap langkah-langkah ini mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan.
“Kami berharap sektor perikanan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi masyarakat Palangka Raya,” pungkasnya. (*)













