Upaya Pemko Tekan Kemiskinan Tunjukan Capaian Positif

PALANGKA RAYA, KALTENGKITA.COM – Upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menekan angka kemiskinan kembali menunjukkan capaian yang positif. Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan bahwa berbagai program strategis yang dijalankan pemerintah daerah telah membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan konsistensi Pemko dalam memperkuat layanan dasar, memperluas akses ekonomi, serta memastikan kebijakan penanggulangan kemiskinan dapat dirasakan langsung oleh warga.

“Angka kemiskinan 3,52 persen menunjukkan bahwa program-program nyata yang kita jalankan memberi hasil positif. Ini buah dari kerja kolektif, bukan hanya pemerintah, tetapi juga dukungan masyarakat dan dunia usaha,” ujarnya, Rabu (25/11/2025).

Zaini menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya yang stabil dalam beberapa tahun terakhir turut menjadi faktor penting dalam menekan angka kemiskinan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa ekonomi kota ini tumbuh lebih tinggi dibanding sejumlah daerah lain di Kalimantan Tengah, sehingga membuka lebih banyak peluang kerja dan mendorong berkembangnya usaha masyarakat.

Beragam program strategis terus didorong, mulai dari penguatan UMKM, bantuan sosial yang lebih terarah, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, hingga pelatihan dan pemberdayaan tenaga kerja.

“Pendekatan kita tidak hanya karitatif. Kita mendorong warga untuk naik kelas, mandiri secara ekonomi, dan punya kesempatan yang sama untuk berkembang,” tambahnya.

Pemko Palangka Raya juga melakukan pembaruan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk memastikan bahwa seluruh bantuan dan intervensi pemerintah tepat sasaran. Kolaborasi lintas sektor dengan kelurahan, RT/RW, serta lembaga sosial terus diperkuat agar program-program penanggulangan kemiskinan menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan.

Berdasarkan data BPS tahun 2024, Kota Palangka Raya mencatat persentase penduduk miskin sebesar 3,52 persen. Angka tersebut menempatkan Palangka Raya sebagai daerah dengan kemiskinan terendah kedua di Kalimantan Tengah, hanya berada di bawah Kabupaten Lamandau.

Dengan capaian ini, Zaini berharap kinerja penanggulangan kemiskinan dapat terus diperkuat guna mewujudkan masyarakat Palangka Raya yang semakin sejahtera, mandiri, dan berdaya saing. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terkait