PALANGKA RAYA, KALTENGKITA.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mencatat hasil positif dari pelaksanaan operasi gabungan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang digelar dalam beberapa waktu terakhir. Melalui operasi tersebut, Pemko berhasil memperoleh pemasukan sekitar 66 persen opsen PKB, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bidang Penetapan, Keberatan, dan Pengawasan pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya, Eddy Sunarto, mengungkapkan bahwa kenaikan penerimaan opsen ini merupakan dampak langsung dari intensifnya operasi penertiban pajak kendaraan. Opsen sendiri merupakan pungutan tambahan di atas pajak pokok, termasuk PKB, yang secara langsung menambah pemasukan daerah.
“Tambahan dari opsen ini sangat berarti bagi PAD, terutama penerimaan dari sektor pajak kendaraan bermotor,” ujar Eddy pada Selasa (2/12/2025).
Menurutnya, operasi gabungan tidak hanya bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, tetapi juga mempercepat masuknya pendapatan daerah. Dengan meningkatnya penerimaan opsen, Pemko memiliki ruang fiskal tambahan untuk memperkuat berbagai program pembangunan prioritas.
“Maka dari itu, pelaksanaan operasi gabungan ini salah satu tujuannya untuk peningkatan PAD Pemko Palangka Raya,” tambah Eddy.
Ia menegaskan bahwa opsen PKB yang diterima Pemko Palangka Raya, yaitu sebesar 66 persen dari total pajak yang terkumpul, sangat membantu dalam mendukung beragam program pelayanan publik dan pembangunan daerah.
“Tentu bagi Pemko Palangka Raya, adanya pendapatan opsen ini sangat bermanfaat untuk mendukung pelaksanaan berbagai program maupun sektor pembangunan,” pungkasnya. (*)













