PALANGKA RAYA, KALTENGKITA.COM – Pemerintah Kota Palangka Raya menaruh perhatian serius terhadap ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah setempat. Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menegaskan bahwa pasokan BBM harus tetap aman untuk mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Menurutnya, stabilitas pasokan jauh lebih krusial dibanding polemik kenaikan harga. “Intinya jangan sampai harga sudah naik, tapi pasokannya justru langka. Itu lebih menyulitkan masyarakat,” tegasnya.
Pemko Palangka Raya, kata Zaini, terus melakukan pemantauan langsung ke seluruh SPBU guna memastikan distribusi berjalan lancar dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Pengawasan juga dilakukan pada sektor transportasi dan logistik agar tidak menimbulkan gejolak harga barang kebutuhan pokok maupun hambatan distribusi.
“Yang paling penting adalah ketersediaan BBM tetap terjaga. Soal harga tentu kita berupaya agar tidak memberatkan masyarakat. Namun jika itu sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat, kita tetap mengikuti,” ujarnya.
Wakil Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan menghindari aksi borong BBM. Ia memastikan stok BBM di seluruh SPBU masih aman sehingga masyarakat dapat membeli sesuai kebutuhan tanpa kekhawatiran.
Sementara itu, mulai Senin (1/12/2025), Pertamina secara nasional telah memberlakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi termasuk di Kalimantan Tengah. Berdasarkan pemantauan di SPBU Jalan Tjilik Riwut Km 2, penerapan harga baru berjalan lancar tanpa gangguan pelayanan.
Adapun harga terbaru BBM nonsubsidi di Kalteng yaitu Pertamax Rp13.050/liter, Pertamax Turbo Rp14.050/liter, Dexlite Rp15.000/liter, dan Pertamina Dex Rp15.300/liter. Untuk BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar, harganya dipastikan tidak mengalami perubahan.
Terkait kebijakan penyesuaian harga tersebut, Achmad Zaini menegaskan bahwa pemerintah daerah hanya menjalankan regulasi nasional. “Kebijakan ini sudah melalui analisis komprehensif dari pemerintah pusat dan Pertamina. Tugas kami memastikan distribusi di daerah tetap lancar,” tutupnya. (*)













