PALANGKA RAYA,KALTENGKITA.COM–Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari menegaskan pentingnya peran aktif orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak dengan rutin membawa mereka ke posyandu. Menurutnya, setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda, sehingga perlu perhatian khusus dari orang tua terhadap kondisi kesehatan dan asupan gizi anak.
“Kalau kita punya anak, kita harus tahu bagaimana cara menjaga berat badannya. Kalau berat badan anak kurang, bisa ditanyakan ke kader posyandu, begitu juga kalau kelebihan. Di sana bisa dapat informasi tentang jenis gizi yang dibutuhkan,” ucap Rana, Sabtu (8/3).
Ia menilai masih banyak orang tua yang belum menyadari pentingnya memantau kesehatan anak sejak dini. Dalam hal ini, kehadiran kader posyandu sangat penting sebagai pendamping dan sumber informasi bagi orang tua, agar potensi masalah gizi seperti stunting bisa dicegah sejak awal.
Rana juga menekankan bahwa upaya pencegahan stunting tidak bisa menunggu anak memasuki usia sekolah dasar. Menurutnya, intervensi gizi harus dimulai bahkan sejak masa kehamilan.
“Sejak hamil, ibu sudah harus rutin kontrol ke rumah sakit dan mengonsumsi nutrisi penting seperti asam folat, vitamin D, vitamin K, magnesium, dan lainnya,” jelas politisi dari Partai NasDem tersebut.
Ia juga mendorong pemanfaatan kekayaan sumber daya lokal sebagai solusi peningkatan gizi keluarga. Terlebih, Kalimantan Tengah memiliki potensi besar pada sektor perikanan.
“Ikan seperti nila, patin, lais, dan baung mudah didapat dan kandungan gizinya sangat baik untuk pertumbuhan anak. Jauh lebih sehat dibanding konsumsi ayam broiler secara berlebihan,” kata Rana.
Lebih lanjut, ia berharap orang tua dapat lebih sadar pentingnya posyandu sebagai garda terdepan dalam mengawal tumbuh kembang anak. Selain itu, ia mendorong kader posyandu agar terus aktif memberi edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.
“Dengan gizi seimbang dan pantauan tumbuh kembang yang rutin, kita bisa wujudkan generasi Palangka Raya yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” tutupnya. (Redk-2)










