MUARA TEWEH,KALTENGKITA.COM – Memperingati Hari Pangan Sedunia 2025 yang bertepatan dengan peringatan 80 tahun Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menyerukan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk membangun sistem pangan lokal yang tangguh, adil, dan berkelanjutan.
Taufik Nugraha menyampaikan, tema Hari Pangan Sedunia tahun ini, “Hand in Hand for Better Foods and a Better Future”, sangat relevan dengan kondisi daerah. Menurutnya, Kabupaten Barito Utara masih menghadapi tantangan dalam menjaga ketahanan pangan, terutama di tengah ancaman krisis pangan global.
“Kita di daerah tidak bisa tinggal diam. Krisis pangan global bisa berdampak langsung pada masyarakat kita. Oleh karena itu, kita perlu bergerak bersama pemerintah daerah, petani, pelaku usaha, dan masyarakat untuk memperkuat sistem agrifood lokal yang berkeadilan dan berdaya saing,” ujar Taufik Nugraha..
Ia menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan harus dimulai dari pemberdayaan petani lokal. Pemanfaatan lahan tidur, pengembangan komoditas unggulan, serta penerapan teknologi ramah lingkungan dinilai menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan perubahan iklim dan mengurangi ketergantungan pangan dari luar daerah.
“Kita punya potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan. Yang perlu diperkuat adalah kemauan politik dan kolaborasi. Pemerintah daerah harus memberikan insentif, pelatihan, dan pendampingan agar petani kita bisa lebih produktif dan mandiri,” tegasnya.
Selain itu, Taufik menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda. Ia menilai pertanian masa kini bukan lagi sektor tradisional, melainkan bidang yang kaya inovasi dan sangat menjanjikan untuk masa depan.
“Mari kita jadikan Hari Pangan Sedunia ini sebagai momentum untuk bergerak bersama. Pangan adalah kebutuhan dasar, dan kedaulatan pangan adalah bagian dari kedaulatan bangsa. Kita mulai dari daerah, dari desa-desa, dari ladang-ladang kita sendiri,” pungkasnya. (Redk-2)













