PALANGKA RAYA, KALTENGKITA.COM – Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor yang kuat dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Plt Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, Yohn Benhur G. Pangaribuan, saat membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Palangka Raya, Rabu (3/12/2025).
“Dengan sinergi, komitmen, dan kolaborasi semua pihak, kita optimistis penanggulangan kemiskinan di Kota Palangka Raya akan memberikan hasil yang jauh lebih signifikan,” tegas Benhur.
Benhur menjelaskan bahwa kemiskinan merupakan persoalan multidimensi yang tidak hanya dilihat dari aspek ekonomi. Faktor kesehatan, pendidikan, sosial, budaya, hingga kondisi geografis turut memengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sebagai kunci keberhasilan.
Ia juga menyoroti Permendagri Nomor 53 Tahun 2020 sebagai landasan dalam penguatan sistem penanggulangan kemiskinan daerah. Regulasi tersebut mewajibkan pemerintah daerah membentuk tim koordinasi yang bekerja secara terpadu dan berkelanjutan dengan arah kebijakan yang jelas.
“Tim koordinasi ini tidak boleh hanya menjadi formalitas. Ia harus menjadi mesin penggerak percepatan penanganan kemiskinan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Benhur mendorong pemanfaatan seluruh potensi lokal yang dimiliki daerah, termasuk kearifan lokal, kekuatan komunitas, hingga kontribusi sektor swasta. Menurutnya, program pemerintah tidak akan cukup tanpa partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Setiap kecamatan dan perangkat daerah juga didorong menciptakan inovasi penanganan kemiskinan yang sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Ia mengingatkan bahwa strategi generik tidak dapat diterapkan pada semua kawasan, sebab setiap daerah memiliki tantangan yang berbeda.
“Kita harus mampu merumuskan strategi yang lebih kontekstual dan relevan dengan kondisi masyarakat,” jelasnya.
Melalui Rakor ini, Benhur berharap lahir komitmen bersama yang dapat diimplementasikan dalam program kerja tahun mendatang. Pemerintah Kota Palangka Raya menargetkan percepatan penurunan angka kemiskinan melalui pola kerja yang terintegrasi, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. (*)













