Selain itu, beberapa barang berharga milik korban, salah satunya mobil jenis pikap, sudah tidak ada di tempat, sehingga hal ini menimbulkan kecurigaan dari pemilik kebun dan istri korban.
“Melihat kejanggalan dari peristiwa menghilangnya korban, pemiik kebun dan istri korban langsung menyampaikan laporan ke Polsek Seruyan Tengah dan langsung diteruskan ke Polres Seruyan,” jelas Kapolres, Selasa (04/05/2021) seperti dilansir dari Bidhumas Polda Kalteng.
Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan, mengerucut kepada dua orang teman sepekerja korban yang sering bersama. Kemudian pada, 17 April 2021 salah satu terduga pelaku Prihartono berhasil diamankan di Desa Penyang, Kabupaten Kotim.
Sedangkan temannya Dede Herman berhasil diringkus, 24 April 2021 di Tasikmalaya, Jawa Barat.Berdasarkan pengakuan salah satu tersangka Prihartono, pembunuhan ini dilakukan lantaran dirinya terlilit hutang. (Redk-2)










